***** Bank protects your card against unauthorised use online at no cost. The purchase you are making cannot be completed at this time.

Dua hari ini, saya berusaha melakukan pembayaran online yang jumlahnya lumayan besar via debit card rekening UK saya. Bolak-balik bolak-balik mencoba berkali-kali, transaksi selalu gagal, malah muncul pesan seperti di atas. Rupanya, nominal transaksi yang saya lakukan terlampau besar dan dianggap nggak wajar, apalagi dibandingkan dengan penggunaan debit card yang rutin saya lakukan sehari-harinya. Gara-gara itu, sistem keamanan bank mencurigai bahwa transaksi tersebut fraud, alias ada pihak lain yang mencoba mempergunakan uang dari rekening saya untuk kepentingannya tanpa sepengetahuan saya, semacam pembobolan rekening yang belakangan santer di berita-berita.

Untuk mengonfirmasi ke bank kalau transaksi tersebut benar dilakukan oleh saya selaku pemilik rekening yang sah, saya harus menelepon langsung call centre bank terkait. Duh, langsung kebayang deh malesnya nelpon bank, pasti makan waktu lama karena ditanya ini-itu sampai hal-hal sedetail nominal uang keluar-masuk beberapa waktu terakhir, dan pastinya makan pulsa pula. Repot!

Saya lantas coba googling untuk mencari cara lain yang mungkin bisa dilakukan untuk mengautorisasi transaksi tanpa harus menelepon; lewat email atau SMS misalnya. Nggak ketemu. Yang saya temukan malah curhatan-curhatan dari banyak orang lainnya tentang ketidaknyamanan yang mereka alami karena transaksi mereka dicurigai fraud seperti ini. Umumnya, transaksi mereka ditolak saat dilakukan di luar negeri atau melakukan pembayaran dalam satuan mata uang negara lain. Salah seorang bahkan bercerita bahwa transaksi kartu debitnya gagal saat hendak membayar sayur-mayur di supermarket, sehingga ia harus menahan malu di depan kasir dan pengantre lainnya karena tidak bisa membayar belanjaan. Yah setidaknya, saya mesti bersyukur karena transaksi saya yang gagal ini terjadi dalam kondisi saya guling-guling manis di depan laptop di rumah sendiri, bukan di antrean kasir supermarket di depan orang banyak :3

Menjengkelkan dan tidak nyaman memang, tapi saya -dan banyak orang lainnya yang mengalami kejadian serupa- mungkin mau tidak mau memang harus memaklumi tindak pengamanan preventif ini. Kami harus rela menukar sedikit kenyamanan, dengan perasaan aman karena tahu bahwa segala transaksi mencurigakan yang mungkin merupakan pencurian dan pembobolan rekening akan dihentikan. Daripada uang sebanyak itu habis digondol maling, kan?

Meski begitu, saya husnudzon kok, pihak bank pasti terus berusaha mencari cara agar bisa meningkatkan kenyamanan pengguna tetapi tetap maksimal di aspek keamanan tho ya *mudah-mudahan* :3

#Hari_ke_3 #30HariNgeblog

P.s: foto jaman lawas bertahun-tahun silam, saat saya masih punya naluri jadi kenek omprengan :v

 

 

Advertisements